RSS

Apakah Uang Bisa Buat Kaya??

20 Oct

Banyak orang yang bilang tidak bisa hidup tanpa uang, tidak bisa makan tanpa uang, sehingga merekapun bekerja siang dan malam hanya untuk mendapatkan uang. bahkan ada yang saling membunuh hanya karena uang. Tak jarang dari merekapun lupa siapa diri mereka hanya karena uang. Sehebat itu kan uang?? Untuk apa sih kita mencari uang?? Dan apa yang akan kita lakukan jika kita telah mendapatkan uang tersebut?? Rata2 jawabannya adalah mencari uang supaya bisa kaya, sehingga di internet saja ada begitu banyak situs mengenai cara menjadi kaya. Seminar-seminar yang memberikan resep kaya, apalagi dengan cara cepat, selalu sold out atau laris manis. Pada intinya, semuanya berujung pada uang. Uanglah satu-satunya hal yang diyakini bisa membuat hidup ini kaya. Namun apakah benar uang bisa buat Kaya?…

Faktanya, uang tidak pernah membuat manusia kaya. Mereka yang sudah kaya masih saja tetap merasa kurang dan mengejar uang yang lebih banyak lagi. Sebaliknya uang justru membuat kita selalu merasa miskin, merasa kurang dan tamak, bahkan tidak peduli sebanyak apapun uang yang telah kita miliki.

Berjuta-juta orang masih tetap menghabiskan kehidupannya untuk mengejar apa yang belum tentu mereka miliki. Ironisnya, mereka mengabaikan apa yang sebetulnya benar-benar mereka butuhkan. Banyak orang menjadi salah prioritas pada saat ingin memperkaya hidup mereka dengan uang. Bukannya hidup tambah kaya, tapi justru kita akan terjebak dengan tuntutan keinginan hidup yang tidak ada habisnya. Uang dan materi tidak akan pernah bisa memperkaya hidup kita, justru kalau tidak hati-hati hidup kita malah dipermiskin olehnya. Uang sebanyak apapun belum pernah bisa membuat orang menjadi kaya karena semakin banyak uang yang kita miliki, semakin besar kemungkinan kita akan kehilangan uang itu. Sifat uang itu sendiri adalah cepat habis atau sementara.

Seperti dalam sebuah situs wisata hati ada sebuah ilustrasi kupu-kupu sebagai uang yang telah saya rangkum dan bisa kita jadikan sebagai renungan…

♥ ————Ω———– ♥

Mengejar kupu-kupu, Alatnya simple cukupnya dengan menggunakan jaring, mencari kupu-kupu disebuah taman, nikmat memang, namun keterbatasan jumlah Kupu-kupu & sulitnya menangkap kupu-kupu, mengakibatkan terciptanya persaingan & terbentuknya jiwa pesaing yang haus akan kekuasaan & keserakahan. (Tamak) .

Setelah mendapatkan kupu-kupu, terpikir untuk menciptakan Sangkar Kupu-Kupu, dengan tujuan, agar kupu-kupu tersebut tidak hilang atau tidak lepas, sehingga tanpa disadari timbullah jiwa Ego, Kecemasan & Keresahan Hati. Jika mendapatkan kupu2, dalam jumlah banyak, apalagi bentuknya yang bangus & menarik, timbul kesombongan di Hati, Ke-Ria-an (Ujub ), dsb’nya.

Ketika kita memiliki kupu-kupu, apakah kita bisa bebas bermain dengannya? menikmati keindahannya? Belum tentu, karena dihati kita digelayuti rasa was-was kecemasan, keresahan & Ketakutan. Takut kupu2nya hilang, terbang, dicuri orang atau bahkan takut mati. Sehingga kita tak bisa sepenuhnya menikmati hasil jerih payah kita sendiri.

Coba sekarang kita bandingkan dengan Membangun Kekayaan..
Mengundang kupu-kupu dengan cara Membangun sebuah Taman, Alat yang digunakan memang lebih banyak, sulit & dibutuhkan kesabaran yang Tinggi, motivasi yang kuat, serta daya kreatifitas yang tinggi, namun kalau kita menjalankannya dengan penuh keyakinan, Ikhlas & Kesabaran, semuanya bisa kita rasakan hasilnya yaitu dengan terciptanya sebuah taman yang Indah yang akan Mengundang kupu-kupu untuk datang ke Taman tersebut & ini merupakan sebuah Kenikmatan Nyata, bukan kenikmatan semu.

Luasnya Taman yang kita bangun, menentukan jumlah kupu-kupu yang hadir & datang ketaman tersebut, semakin luasnya taman yang kita bangun, maka makin byk kupu-kupu yang datang, semakin bayak aneka ragam/jenis kupu2 yang hadir pula. Disini kita tak butuh lagi yang namanya Kandang & kita tak akan lagi mengenal persaingan, karena kita tak lagi cape mencari kupu-kupu, namun kupu2 itulah yang datang dengan menikmati taman kita.

Bermain dengan kupu-kupu, merupakan kesenangan, kebahagiaan, yang tiada, kita tak takut kehabisan kupu-kupu, kita tak kawatir tak kebagian kupu-kupu, bermain dengannya merupakan kebahagiaan lahir & kesenangan batin.

Disini, kita tak perlu menangkap kupu-kupu & mengandanginya, Kupu-kupu tersebut kita biarkan lepas. bebas di tamanmu, karena tamunmu itulah kandang mereka. Kita tak lagi kwatir atau cemas kehilangan kupu-kupu, setiap senja mereka memang menghilang, namun kita yakin bahwa pagi esok kupu-kupu itu pasti akan datang kembali, disinilah sifat tenang, pasrah, ikhlas & Tawadhu di hati & jiwa kita tercipta.

Jadi kesimpulannya Uang bukan Tolak ukur Kekayaan…

 
12 Comments

Posted by on October 20, 2009 in Curhat, Motivasi

 

Tags: , , , ,

12 responses to “Apakah Uang Bisa Buat Kaya??

  1. Bang Dje

    October 20, 2009 at 4:57 pm

    Komentar dengan konteks di luar Islam.
    Nasehat dari Robert Kiyosaki (guru orang-orang kaya) adalah “Money will never make you rich”. Uang tidak akan pernah membuat Anda kaya.
    Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa orang yang mengejar harta, walaupun dia telah kaya akan tetap merasa kekurangan sehingga masih tetap mengejarnya.
    Sebaliknya banyak pula pengusaha sukses yang menyatakan bahwa tujuan utamanya dalam bekerja bukanlah uang. Sejak masih miskin sampai telah kaya raya. (catatan : survey ini dilakukan terhadap orang-orang yang sangat kaya)

    Komentar dengan konteks Islam.
    Saya paling suka menyitir ungkapan ‘Ali bin Abi Tholib, “Saya memandang dunia ini tidak lebih dari sayap nyamuk.” Artinya tidak ada artinya sama sekali.
    Para shahabat, yang kaya maupun miskin, tidak mementingkan dunia karena tujuan hidupnya adalah akhirat.
    Ukasyah bin Mikhson bahkan tidak peduli dengan nasibnya di dunia, namun tetap bertanggung jawab dengan kewajibannya terhadap keluarganya.

    —-***—-

    V@e…
    Makasih Bang Dje buat masukannya🙂

     
  2. bluethunderheart

    October 20, 2009 at 5:22 pm

    wah blue mengikuti perkataan abang yg diatas saja dech
    salam hanngat selalu

    pa cabar

     
  3. vaepink

    October 20, 2009 at 7:41 pm

    salam hangat juga blue…
    AlhamduliLlah baik, makasih

     
  4. ghani arasyid

    October 20, 2009 at 10:03 pm

    berkunjung kembali🙂
    perumpamaannya bagus sekali, pake kupu-kupu ^^

    —-***—-

    V@e…
    Makasih buat kunjungannya…. ^^
    O..ya semangat terus buat TAnya!!!!…😉

     
  5. nidauljannah

    October 21, 2009 at 7:42 am

    Assalamu’alaikum
    kekayaan sering membuat banyak orang lalai. Rosululloh jika berdo’a tidak meminta rezeki yg banyak,tetapi beliau meminta agar diberi rezeki yg cukup. cukup untuk kesehariannya.sebab jika kita diberi harta yng banyak,maka sisa harta yng kita simpan merupakan beban yg harus dpertanggung jawabkan di akhirat kelak.

    Allah SWT.berfirman:
    “bermegah-megahan telah melalaikan kamu,hingga kamu masuk kedalam kubur. janganlah begitu, kelak engkau akan mengetahui (akibat perbuatanmu itu)”. (102: 1-3)
    “kemudian kamu pasti akan ditanyai pada hari itu tentang kenikmatan (yang kamu megah-megahkan di dunia itu)”.
    (102 : 8)
    “Kecelakaanlah bagi setiap pengumpat lagi pencela, yang mengumpulkan harta dan menghitung-hitungnya, dia mengira bahwa hartanya itu dapat mengekalkannya, sekali-kali tidak! Sesungguhnya dia benar-benar akan dilemparkan ke dalam (neraka) Huthamah”. (104 :1-4)

    Kita berlindung kpd Allah agar kita dslamatkan & terhindar dari cinta dunia.
    anti tukeran link y. InsyaAllah link anti dah ana pasang
    semoga bisa mempererat ukhuwah.

    jika anti ingin mencari referensi islam silakan kunjungi
    http://nidauljannah.wordpress.com/

    Jazzakillah khairaan katsiira

     
  6. vaepink

    October 21, 2009 at 4:25 pm

    makasih buat kunjungan dan masukannya…🙂

     
  7. bluethunderheart

    October 23, 2009 at 6:29 pm

    malam sahabat
    pa cabar
    salam hangat selalu

    gimana kegiatannya

     
  8. komuter

    October 26, 2009 at 10:59 am

    uang bisa buat kaya,
    kaya uang.
    .
    bukan kaya jiwa, kaya merdeka
    .
    mendapat uang malah terbelenggu uang.

     
  9. Ahmad Farisi

    November 5, 2009 at 6:41 pm

    mempunyai uang banyak bisa dikatakan kaya, tapi kaya yg sebenarnya adalah kaya hati… met sukses

     
  10. Wempi

    November 25, 2009 at 4:11 pm

    Kalo kaya harta, iya, bisa.

    V@e…
    makasih sudah mampir…🙂

     
  11. hanif

    December 20, 2009 at 11:24 am

    mm, uang memang perlu, tapi dengan cara yang halal yang dapat menentramkan hati, melatih diri untuk tidak jatuh pada keinginan sesaat…

     
  12. vaepink

    December 20, 2009 at 11:34 am

    @ hanif : Iya, jangan sampe menghalalkan segala cara untuk mendapatkan kekayaan karena wlo gimanapun manusia tak bisa merasa puas….

    Makasih sudah berkunjung ke blog saya…🙂

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: