RSS

Dapatkah kebahagiaan itu dikejar dan dicari ??…

16 Nov

Kalau tiba-tiba dihadapan kita ada peri cantik dengan kemampuan mengubah dan mengabulkan apa saja yang kalian inginkan dan idamkan,… Mana yang akan kalian pilih?? Seorang pria tampan atau wanita cantik..,  rumah besar dan indah… atau mungkin karir yang sukses… Aku yakin kalian semua pasti punya jawaban masing-masing yang berbeda satu sama  lain dan mungkin jawabannya bukan diantara 3 itu malah hehehe…😀 . Begitupun jika kalian ditanya kenapa kalian ingin bekerja?? Kalian mungkin akan menjawab karena aku ingin memperoleh penghasilan, kenapa ingin punya penghasilan?? Karena ingin punya rumah dan bina keluarga yang baik. Kemudian kenapa ingin punya rumah dan bina keluarga yang baik?? Karena ingin bahagia… :)  , Bahagia adalah keinginan yang paling terakhir. Ya meraih hidup bahagia menjadi impian dalam gerak hidup kita disetiap hari.. :)

Kita senantiasa mengejar kebahagiaan itu. Kita ingin hidup bahagia. Hidup tenang, tenteram, damai, dan sejahtera. Sebagian orang mengejar kebahagiaan dengan bekerja keras untuk menghimpun harta. Dia menyangka bahwa pada harta yang berlimpah itu terdapat kebahagaiaan. Ada yang mengejar kebahagiaan pada tahta, pada kekuasaan. Beragam cara dia lakukan untuk merebut kekuasaan. Sebab menurutnya kekuasaan identik dengan kebahagiaan dan kenikmatan dalam  kehidupan. Dengan kekuasaan seseorang dapat berbuat banyak. Orang sakit menyangka, bahagia terletak pada kesehatan. Orang  miskin  menyangka, bahagia terletak pada harta kekayaan. Rakyat jelata menyangka kebahagiaan terletak pada kekuasaan.

Dapatkah kebahagiaan itu dikejar dan dicari??.. namun sebelum kita jawab, kita harus tahu terlebih dahulu Apa itu kebahagiaan??.. Apakah kebahagiaan itu suatu kepuasan hati  karena telah tercapai sesuatu yang diinginkan?? Kalau begitu, bahagia itu terbatas sekali, hanya sementara, dan segera berubah menjadi kebosanan. Apakah bahagia itu kesenangan?? Juga tidak, karena kesenangan hanyalah pemuasan nafsu belaka, rasa nyaman  ini hanya untuk sementara malah dia memiliki saudara kembar yaitu kesedihan, seperti tawa dan tangis. Klo itu bukan lalu apa yang dimaksud kebahagiaan itu..??

Kebahagiaan seseorang itu sangat relatif. Tergantung individu masing-masing, apa yang dipandang berarti dan membuat bahagia bagi seseorang belum tentu berarti pula bagi orang lain. Tinggal disebuah rumah mewah memang senang  tapi blom tentu bahagia, sebaliknya tinggal didalam gubuk mungkin saja merasakan kebahagiaan.

Kita kerap kali meyakini bahwa kita bahagia bila kita sukses, kaya, atau dapat menikmati macam-macam kesenangan. Keyakinan itu begitu kuat sehingga kita terpesona melihat orang yang memiliki salah satu dari ketiga-tiganya. Kitapun seringkali merenung, “Kapan kita seperti mereka??” lalu, kita habiskan waktu untuk mengejarnya.

Kita memang selalu condong untuk mengejar. Karena mengira bahwa kebahagiaan berada diluar diri, kita mengubah-ubah yang berada diluar. Sehingga terjadilah pergolakan-pergolakan dan konflik-konflik. Kita lupa bahwa sesungguhnya yang indah berada didalam dan bahagia itu adalah urusan bathin. Kalau bathin sudah tidak mengejar-ngejar,  tidak mencari-cari apa yang berada diluar jangkauan kita, maka bathin itu akan menjadi tentram…🙂

Segala sesuatu didunia ini mengandung keindahan bagi bathin yang tidak mencari apa-apa. Baik suka, meupun duka, dihadapi dengan senyum dan dipandang suatu keindahan, tanpa keluhan karena tidak ada yang perlu dikeluhkan, karena tidak ada penyesalan dalam  bathin. Dalam keadaan inilah kita mungkin akan merasakan dan mengerti apa hakikat sesungguhnya kebahagiaan itu. Karena sejatinya, kebahagiaan itu tidak berada didalam gedung yang  indah, tidak berada didalam makanan yang lezat, tidak berada dalam  kedudukan tinggi atau diantara tumpukan emas. Tapi  kebahagiaan itu adalah urusan hati…. :) . Kebahagiaan itu adalah pilihan jadi  kebahagiaan itu pasti bisa kita dapatkan dan bisa kita wujudkan.

Ada 7 (tujuh) indikator kebahagiaan dunia menurut Ibnu Abbas yaitu

Pertama… Hati yang selalu bersyukur.

Memiliki jiwa syukur berarti selalu menerima apa adanya (qonaah), sehingga tidak ada ambisi yang berlebihan, tidak ada stress, inilah nikmat bagi hati yang selalu bersyukur. Seorang yang pandai bersyukur sangatlah cerdas memahami sifat-sifat Allah, sehingga apapun yang diberikan Allah ia malah terpesona dengan pemberian dan keputusan Allah. Bila sedang kesulitan  maka ia segera ingat sabda Rasulullah yaitu : Kalau kita sedang sulit perhatikanlah orang yang lebih sulit dari kita. Bila sedang diberi kemudahan, ia bersyukur dengan memperbanyak amal  ibadahnya, kemudian Allah pun akan mengujinya dengan kemudahan yang lebih besar lagi. Bila ia tetap bandeldengan terus bersyukur maka Allah akan mengujinya lagi dengan kemudahan yang lebih besar lagi.  Maka berbahagialah orang yang pandai bersyukur!

Kedua… Pasangan hidup yang sholeh

Pasangan hidup yang sholeh akan menciptakan suasana rumah dan keluarga yang sholeh pula. Di akhirat kelak seorang suami (sebagai imam keluarga) akan diminta pertanggungjawaban dalam mengajak istri dan anaknya kepada kesholehan. Berbahagialah menjadi seorang istri bila memiliki suami yang sholeh, yang pasti akan bekerja keras untuk mengajak istri dan anaknya menjadi muslim yang sholeh. Demikian pula seorang istri yang sholeh, akan memiliki kesabaran dan keikhlasan yang luar biasa dalam melayani suaminya, walau seberapa buruknya kelakuan suaminya. Maka berbahagialah menjadi seorang suami yang memiliki seorang istri yang sholeh.

Ketiga… Anak yang soleh

Amal ibadah kita ternyata tidak cukup untuk membalas cinta dan kebaikan orang tua kita,  namun minimal kita bisa memulainya dengan menjadi anak yang soleh, dimana doa anak yang sholeh kepada orang  tuanya dijamin dikabulkan Allah. Berbahagialah kita bila memiliki anak yang sholeh.

Keempat… Lingkungan yang kondusif untuk iman kita

Yang dimaksud dengan lingkungan yang kondusif ialah kita boleh mengenal siapapun  tetapi untuk menjadikannya sebagai sahabat karib kita. Orang-orang yang sholeh akan selalu mengajak kepada kebaikan dan mengingatkan kita bila kita berbuat salah. Orang-orang sholeh adalah orang-orang yang bahagia karena nikmat iman dan nikmat Islam yang  selalu  terpancar  pada cahaya wajahnya. Insya Allah cahaya tersebut akan ikut  menyinari orang-orang yang ada disekitarnya.  Berbahagialah orang-orang yang selalu dikelilingi oleh orang-orang yang sholeh.

Kelima…Harta yang halal

Harta yang halal akan  menjauhkan  setan dari hatinya, maka hatinya semakin bersih, suci dan kokoh, sehingga memberi ketenangan dalam hidupnya.  Maka berbahagialah orang-orang yang selalu dengan teliti menjaga kehalalan hartanya.

Keenam… semangat untuk memahami agama

Semangat memahami agama diwujudkan dalam semangat  memahami ilmu-ilmu agama Islam. Semakin ia belajar, maka semakin ia terangsang untuk belajar lebih jauh lagi ilmu mengenai sifat-sifat Allah dan ciptaan-Nya. Allah menjanjikan nikmat bagi umat-Nya yang menuntut ilmu, semakin ia belajar semakin cinta ia kepada agamanya, semakin tinggi cintanya kepada Allah dan rasul-Nya. Cinta inilah yang akan memberi cahaya bagi hatinya. Maka berbahagialah orang yang penuh semangat memahami ilmu agama Islam.

Ketujuh… Umur yang baroqah

Umur yang baroqah itu artinya umur yang semakin tua semakin sholeh, yang setiap detiknya diisi dengan amal ibadah. Seseorang yang mengisi umurnya dengan banyak mempersiapkan diri untuk akhirat (melalui amal ibadah) maka semakin tua semakin rindu ia untuk bertemu dengan Sang Penciptanya. Hari tuanya diisi dengan bermesraan dengan Sang Maha Pengasih. Tidak ada rasa takutnya untuk meninggalkan dunia ini, bahkan ia penuh harap untuk segera merasakan keindahan alam kehidupan berikutnya seperti yang dijanjikan Allah.

Kebahagiaan akhirat itu bukan surga tetapi rahmat Allah, kasih sayang Allah. Surga itu hanyalah sebagian kecil dari  rahmat Allah, kita masuk surga bukan karena amal soleh kita, tetapi karena rahmat Allah. Amal soleh yang kita lakukan sepanjang hidup kita (walau setiap hari puasa dan sholat malam)  tidaklah cukup untuk mendapatkan tiket masuk surga. Amal soleh sesempurna apapun yang kita lakukan seumur hidup kita tidaklah sebanding dengan nikmat surga yang dijanjikan Allah.

Rasulullah…, “Amal soleh yang kalian lakukan tidak bisa memasukkan kalian ke surga”. Lalu para sahabat bertanya… “Bagaimana dengan Engkau ya Rasulullah?”.

Rasulullah… “Amal soleh saya pun juga tidak cukup”.

Lalu para sahabat kembali bertanya… “Kalau begitu dengan apa kita masuk surga?”

Rasulullah…“Kita dapat masuk surga hanya karena rahmat dan kebaikan Allah semata”

Jadi sholat kita, puasa kita kepada Allah sebenarnya bukan untuk surga tetapi untuk mendapatkan rahmat Allah. Dengan rahmat Allah itulah kita mendapatkan surga Allah (Insya Allah, Amiin).🙂

 
41 Comments

Posted by on November 16, 2008 in Curhat, Motivasi

 

Tags:

41 responses to “Dapatkah kebahagiaan itu dikejar dan dicari ??…

  1. l5155st™

    November 16, 2008 at 1:54 pm

    Lantas sudahkah mbak ini menemukan kebahagiaan berupa Pasangan yang Shalih…???

    Semoga Allah -cepat atau lambat- akan menggenapkan kebahagiaan mbak dengan ketujuh hal itu.

    barakalllahu fiyki…

     
  2. vaepink

    November 16, 2008 at 2:36 pm

    Amin….., Makasih yah🙂

    Mudah-mudahan Allah memudahkannya (amin)…🙂

     
  3. bluethunderheart

    November 16, 2008 at 4:36 pm

    kalau aku sih ingin banget mendoakan kamu selalu dalam ruang lingkup hidup ini dengan penuh kebahagiaan meski lewat cara yang lain yang mungkin Alloh kasih kepadamu.
    selamat siang serta salam hangat selalu

    —-***—-

    V@e…
    Subhanallah… , Makasih banyak buat do’anya yah…🙂

     
  4. Iwan Rystiono

    November 16, 2008 at 6:00 pm

    Alhamdulillah…saya kembangkan diri saya untuk selalu bersyukur…

    ….

    —-***—-

    V@e…
    …🙂 …

     
  5. azuel

    November 16, 2008 at 7:14 pm

    Dimana ada kemauan di situ ada jalan

    —- *** —-

    V@e…
    Makasih yah sudah mampir…🙂

     
  6. rismaka

    November 16, 2008 at 7:50 pm

    Waah… Aku jadi terpesona… Sejak kpn mbak…?

    (krik…kriik…kriiik…)
    *ngumpet ah…

    —- *** —-

    V@e…
    Aku enggak ngerti, maksudnya apa yah ??…

     
  7. mbah

    November 16, 2008 at 8:25 pm

    wahh …benerann embah ngerasa terharuu non.

    jadi pengenn nangizzz, palagi kalo ingett ma dosa.

    —-***—-

    V@e…
    Makasih mbah dah mampir kesini…🙂

     
  8. mbah

    November 16, 2008 at 8:46 pm

    jangan lupa di tunggu coment balik yachh??

     
  9. vaepink

    November 16, 2008 at 10:11 pm

    Iya mbah, InsyaAllah ntar aku mampir kesana yah…😀

     
  10. ghani arasyid

    November 17, 2008 at 7:03 am

    Subhanallah…
    Postingan yang cerah sekali.
    Surga adalah suatu hadiah bagi orang-orang yang senantiasa berada di jalan Allah.
    Tapi tujuan utama bukanlah itu, karena kita diciptakan Allah di dunia ini untuk beribadah dan mengelola bumi dengan bijak.

     
  11. vaepink

    November 17, 2008 at 7:55 am

    Iya…🙂 , Anggaplah ibadah kita itu sebagai kebutuhan bukan sebagai kewajiban…

     
  12. mikekono

    November 17, 2008 at 1:43 pm

    saat ini manusia sll mengejar kebahagiaan semu
    mereka abai pd kebahagiaan hakiki
    semoga dengan 7 indikator
    di atas, kita semua mau dan mampu menyadari
    esensi kita selaku hambaNya yang semuanya
    pasti kembali padaNya
    so, mari sama2 mengejar
    kebahagiaan abadi….syukran katsir ukhti

    —-***—-

    V@e…
    Afwan…🙂
    Iya mudah-mudahan bang…(amin)

     
  13. Widya Perwira Utama

    November 17, 2008 at 2:41 pm

    yupz, kebahagiaan melakukan ibadah kepadaNya itu yang paling kita cari..

    dengan beribadah kepadaNya dan melaksanakan segala perintah dan menjauhi segala larangan itu pasti akan merasa bahagia lahir dan batin😀

    salam kenal😀

    —-***—-

    V@e…
    …🙂 … , salam kenal juga…

     
  14. fantasyforever

    November 17, 2008 at 6:10 pm

    Membaca titlenya dan mencoba menjawab. Dan jawaban saya, bisa. Hehehehe.

    —- *** —-

    V@e…
    …🙂 …

     
  15. achoey

    November 17, 2008 at 8:38 pm

    Subhanallah ukhti
    Sungguh indah postinganmu ini

     
  16. vaepink

    November 17, 2008 at 9:25 pm

    Makasih kang…🙂

     
  17. eelham182

    November 18, 2008 at 3:13 pm

    aslm.wah, postingnya luar biasa. wah klo boleh ngutip indikasi kebahagiaan kan istri yang sholeh, klo pacar yang sholeh ada gag ya?hehe.
    tetap semangat menulis!!he.:p

    —-****—-

    V@e…
    Wa’alaikumsalam…
    Pacar yang sholeh yah?? perasaan aku blom pernah denger…😀
    Iya semangat…!!! , makasih🙂

     
  18. gasgus

    November 18, 2008 at 3:33 pm

    Manusia memang cenderung beranggapan kalau kesenangan dan kebahagiaan hanya bisa didapat dari harta, tahta, dan wanita.

    Adalah betul ketiga membuat manusia senang dan bahagia. Tapi itu adalah kesenangan dan kebagiaan semu. Justru sering terjadi, ketiga hal itu pula yang membuat sengsara dan menderita.

    Kalau seandai saya ketemu feri cantik yang bisa mengabulkan setiap permintaan, saya cuma minta satu hal; Oh Feri, berikan saya kebahagiaan…”🙂

    —-***—-

    V@e…
    Iya mas gus… 3TA (harTA, tahTA, waniTA)😀

     
  19. rismaka

    November 18, 2008 at 5:46 pm

    Aku datang lagi ukht….
    (krik…kriik…kriiik…)

     
  20. vaepink

    November 18, 2008 at 7:49 pm

    Iya akhi…, Makasih🙂

    O.. ya, password nya mana… ??😀

     
  21. achoey

    November 19, 2008 at 6:02 pm

    Sobat, coba nilai ini http://cucuharis.wordpress.com/2008/11/19/bunga-cinta-yang-terbenam-fiksi-bag-1/

    —- *** —-

    Vae…
    Iya kang….🙂

     
  22. Prasetyo Muchlas

    November 20, 2008 at 5:53 am

    Iya mbak, tapi keadaan seperti perkataan ibnu Abbas nampaknya sulit di dapat saat ini ya.. wallohu a’lam

    —-***—-

    V@e…
    Kita hanya bisa berusaha dan berdo’a…🙂

     
  23. bayu200687

    November 20, 2008 at 8:43 am

    sedang meretas jalan menuju kebahagiaan…
    setelah sebelumnya mendefinikan ulang apa itu kebahagiaan…

    —- *** —-

    V@e…
    …🙂 … , Semangat !!!

     
  24. achoey

    November 20, 2008 at 11:06 am

    Sahabat, kusuguhkan kembali lanjutannya
    SIlakan kunjungi http://cucuharis.wordpress.com/2008/11/20/bunga-cinta-yang-terbenam-fiksi-bag-2/

     
  25. vaepink

    November 20, 2008 at 12:08 pm

    Iya kang…🙂 ,
    makasih yah dah mengundangku…😀

     
  26. agustriku

    November 20, 2008 at 8:01 pm

    kebahagiaan itu untuk disyukuri,
    cobaan itu untuk dijalani. dan semua hanya kepada Allah kembali. Wallahualam . serius mode on🙂

    Salam kenal,

    Mild7ers

     
  27. vaepink

    November 21, 2008 at 7:57 am

    …🙂 …

    Makasih yah sudah mampir dan salam kenal…😀

     
  28. Juliet

    November 21, 2008 at 10:11 am

    Nice postingan ny mb..

    Semoga mb dapat mengejarnya, jadi usaha yg mb lakukan dapat berbuah indah, yaitu suatu kebahagiaan… Amien..

    “When there is a will, there is a way….”

     
  29. vaepink

    November 21, 2008 at 10:19 am

    Makasih mba susi…🙂

    Mudah-mudahan…. (Amin)
    O..ya maaf, Idnya blom bisa aku add ntar InsyaAllah mungkin istirahat soalnya flashku dirumah lagi enggak bagus sinyalnya…😀

     
  30. Juliet

    November 21, 2008 at 11:51 am

    Sip mb…

    kebetulan lg ada yg mau ak tny2 neh…..

    met makan siang y…

     
  31. vaepink

    November 21, 2008 at 11:56 am

    dah aku add mba…🙂

     
  32. ikrar

    November 21, 2008 at 3:24 pm

    numpang sok2an ah😆
    sok tahu mode on >> kebahagiaan itu bukan untuk dicari tapi untuk dirasakan karena dia seperti keindahan karena hanya orang naif yang terlalu memikirkan keindahan dan kebahagiaan.
    :mrgreen:

    maaf terlalu banyak ngomong

    tapi postingannya keren lho.

    —-***—-

    V@e…
    Kebahagiaan ada dalam hati kita…🙂

     
  33. icalmahdi

    November 21, 2008 at 9:37 pm

    wuzz..dalem..dalem…..!!!

    —-***—-

    V@e…
    …😀 …

     
  34. bluethunderheart

    November 21, 2008 at 10:39 pm

    kebahagiaan masih ada untukmu makanya semangat nulis lagi ya,sahabatku?
    salam hangat selalu

     
  35. vaepink

    November 22, 2008 at 8:47 am

    Iya…🙂 , Makasih

     
  36. Yusuf

    November 22, 2008 at 7:28 pm

    keagungan dan kemuliaan allah tidak akan berkurang atau lebih hanya karena kita beribadah kepadaNya, karena ibadah kita hanya sebagai jalan untuk dekat denganNya……..
    terima kasih atas motivasinya

    —- *** —-

    V@e…
    Sama-sama….🙂

     
  37. arwansp

    November 23, 2008 at 11:41 am

    pusing ….. panjang banget postingnya…

    —- *** —-

    V@e…
    …😀 …

     
  38. bluethunderheart

    November 23, 2008 at 9:24 pm

    sudah malam memang.
    masih hujan disini memang
    asih kau kejar kebahagiaan memang
    jadi………..?
    semangat
    salam hangat selalu

    —- *** —-

    V@e…
    …🙂 …

     
  39. embah, blackheart

    November 24, 2008 at 1:03 am

    heemmm….ko ngilangg,dunia bloging jadi cepii neehh…
    ayoo….ayooo semangatt ayooo…..ooo

    semangad empat lima ayoo

    —-***—-

    V@e…
    Iya mbah maaf…😀 ,
    kemaren aku ngilang bentar hihi… tapi sekarang dah balik lagi kok mbah…

    Ayo mbah semangat semangat…. !!! 🙂

     
  40. faisaljamil

    November 25, 2008 at 4:59 am

    intinya perbaikan pad diri supaya jadi lebih baik…

    sama kayak motto aku…

    semangat untuk jadi lebih baik!

    salam kenal ya ….

    tukeran link ya mba..

    http://faisaljamil.wordpress.com

     
  41. vaepink

    November 26, 2008 at 5:59 pm

    …🙂 …

    Salam kenal juga yah dan makasih dah mampir kesini…

    O.. ya maaf aku baru bisa menyapa hari ini…😀

    tukeran link??… Boleh🙂

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: