Ucapkan Syukur “Alhamdulillah” atas nikmat dan karunia
yang telah Allah berikan buat kita,
selagi nafas masih dapat kau hirup,
selagi lidah masih dapat berucap
Setelah manusia menerima semua kemurahan Allah dan nikmat yang diberikan Allah, amat sedikit yang mengirimkan kembali rasa syukurnya..
Dalam surat Al-Baqarah ayat 152, Allah berfirman, “Maka ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat pula kepadamu, dan bersyukurlah kepadaKu, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku.“
Ayat ini menjelaskan betapa kita harus bersyukur atas semua nikmat yang telah Allah berikan buat kita, namun kadang kala manusia terlalu banyak mengeluh pada apa yang dialaminya bahkan adapula yang mengatakan bahwa Allah itu tidak adil (Astagfirullah). Padahal Kesyukuran, pada hakikatnya, merupakan konsekuensi logis bagi seorang manusia, yang notabene sebagai makhluk kepada Allah, sebagai Tuhan yang telah menciptakan dan melimpahkan berbagai nikmat serta yang memberi dia nafas dan kehidupan. Namun, kerap kali manusia terlupa dan tidak bersyukur atas karunia-Nya.
Hal yang menyebabkan manusia lupa untuk bersyukur diantaranya adalah…
Salah melakukan ukuran/menilai. Dalam konteks ini maksudnya bahwa manusia selalu mengukur suatu nikmat dari Allah itu dengan ukuran keinginannya. Artinya, jika keinginannya dipenuhi, maka ia akan mudah untuk bersyukur. Sebaliknya, jika belum dikabulkan, maka ia akan enggan untuk bersyukur. Padahal apa yang terbaik menurut kita belum tentu itu terbaik menurut Allah seperti dalam firmanNya “Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.(QS 2: 216).”
Selalu melihat kepada orang lain yang diberikan lebih banyak nikmat. Padahal ini hanya akan menyuburkan iri, hasad, dan dengki kepada orang lain. Sedangkan perilaku bagi orang beriman haruslah melihat kepada orang yang kurang beruntung. Rasulullah, sebagaimana diriwayatkan Bukhari dan Muslim, mengajarkan, Apabila seseorang di antara kamu melihat orang yang dilebihkan Allah dalam hal harta benda dan bentuk rupa, maka hendaklah ia melihat kepada orang-orang yang lebih rendah daripadanya.
Menganggap apa yang didapati dan nikmat Allah adalah hasil usahanya. Perilaku ini menumbuhkan sifat kikir dan melupakan Allah sebagai pemberi nikmat tersebut. Padahal, tidak ada satu nikmat pun yang datang dengan sendirinya. Melainkan, Allah yang telah mengatur semuanya. Firman Allah “Bersyukurlah kepada Allah. Dan barangsiapa yang bersyukur, maka sesungguhnya ia bersyukur untuk dirinya sendiri; dan barang siapa yang tidak bersyukur, maka sesungguhnya Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji (QS 31: 12). “
Seperti halnya jika ada musibah terjadi pada kita, itu bukan Allah tidak sayang dan tidak peduli pada kita justru sebaliknya itu semua karena Allah sayang sama kita sehingga Allah masih menegur kita karena musibah itu terjadi merupakan salah satu cara agar kita mengingatNya dan mendekat padaNya.
Sebagian bersumber dari Percikan Iman










April 13, 2009 at 1:32 am
terimakasih sudah mengingatkan…
—-***—-
V@e…
April 13, 2009 at 5:06 pm
alhamdulillah saya masih bisa bernafas sampai sekarang……
—-***—-
V@e…
April 14, 2009 at 12:35 am
Dik, sepertinya memang benar A kurang bersyukur.
Sesaat setelah kau kirim komentar
Aku publish postingan ke 100 ku
—-***—-
V@e…

April 15, 2009 at 10:38 am
Alhamdulillah saya masih biksa berkunjung kesini…
Blognya tambah keren…
—-***—-
V@e…
, makasih
April 15, 2009 at 11:10 am
alhamduliliah aku mash diberi kesemptan oleh Alloh
http://rumahiklan.net/your-ads (free submit your ads without registration)
—-***—-
V@e…
Makasih yah sudah mampir
O.. ya URLnya kok enggak bisa aku buka yah??
April 15, 2009 at 7:05 pm
malam sahabat ku ……………..
tentu saja blue sangat bersyukur atas segala KaruniaNya
salam hangat selalu
pa cabar
April 15, 2009 at 7:33 pm
AlhamduliLlah baik blue, makasih yah
April 16, 2009 at 12:14 pm
mengingatkan saya akan postingan ini..
http://orido.wordpress.com/2008/05/14/doa-mohon-dijadikan-hamba-yang-bersyukur/
semoga kita semua termasuk dalam golongan orang2 yang selalu bersyukur..
—-***—-
V@e…
InsyaAllah, makasih sudah berkenan mampir
April 16, 2009 at 2:16 pm
Bersyukurlah kepada Allah niscaya Aku tambah nikmatmu. Dan bila kamu kufur, maka siksaku sangat pedih. (lupa, nih, surat apa ya?)
btw, tombol “Home” mana ya? kok aku ga lihat
—-***—-
V@e…
,Makasih sudah berkenan mampir
Tombol “Home” memang enggak ada, tapi bisa klik “Vaepink’s Weblog” untuk “home”
April 17, 2009 at 12:28 am
Wew..
Itulah rahasia Tuhan..
Kita hanya bisa..
Berusaha menjalankan perintah Nya..
Dgn ikhlas..
—-***—-
V@e…
, Iya InsyaAllah belajar ikhlas
Makasih dah mampir
April 17, 2009 at 9:07 am
T’kadang emang rumput tetangga itu selalu lebih hijau. Shg menyebabkan qt krg b’syukur dg apa yg tlah dimiliki.
“Andaikan”, kata ‘Umar ibn al Khathab, “Sabar dan syukur adalah dua buah tunggangan, aq jd tdk peduli utk mengendarai yg mana.”
—-***—-
V@e…
makasih sudah berkenan mampir
April 18, 2009 at 12:48 am
bersyukur… meskipun keadaan memburuk, tapi pasti itu karena Allah sedang menguji kita
—-***—-
V@e…
April 18, 2009 at 12:56 pm
Terima kasih sudah mampir di taman saya. Kalau ada artikel baru silahkan kasih tahu saya. Saya akan senang sekali untuk berkunjung lagi.
—-***—-
V@e…
sama-sama, InsyaAllah
April 18, 2009 at 3:23 pm
Biasa manusia.. kalo sudah enak lupa mengucap sukur. apalagi kalo menderita pasti yang disalahkan Tuhan.
—-***—-
V@e…
Makasih dah berkenan mampir
April 18, 2009 at 7:10 pm
alhamdullilah blue sehat sehat saja sahabatku….
pa cabar?
main dong ke sini tempatnya bluethunderheart juga lho ehehehhehe………….
met berakhir pekan ya
salam hangat dalam dua musimnya blue
April 18, 2009 at 8:50 pm
AlhamduliLlah aku juga baik blue, makasih
InsyaAllah nanti mampir kesana
April 19, 2009 at 3:55 am
dengan berbuat baik, berarti kita telah bersyukur……….
April 21, 2009 at 6:38 pm
malam sahabat
ikutan doa untuk sassie sahabat kita semua mau kan?
salam hangat selalu