Apakah Uang Bisa Buat Kaya??

Banyak orang yang bilang tidak bisa hidup tanpa uang, tidak bisa makan tanpa uang, sehingga merekapun bekerja siang dan malam hanya untuk mendapatkan uang. bahkan ada yang saling membunuh hanya karena uang. Tak jarang dari merekapun lupa siapa diri mereka hanya karena uang. Sehebat itu kan uang?? Untuk apa sih kita mencari uang?? Dan apa yang akan kita lakukan jika kita telah mendapatkan uang tersebut?? Rata2 jawabannya adalah mencari uang supaya bisa kaya, sehingga di internet saja ada begitu banyak situs mengenai cara menjadi kaya. Seminar-seminar yang memberikan resep kaya, apalagi dengan cara cepat, selalu sold out atau laris manis. Pada intinya, semuanya berujung pada uang. Uanglah satu-satunya hal yang diyakini bisa membuat hidup ini kaya. Namun apakah benar uang bisa buat Kaya?…

Faktanya, uang tidak pernah membuat manusia kaya. Mereka yang sudah kaya masih saja tetap merasa kurang dan mengejar uang yang lebih banyak lagi. Sebaliknya uang justru membuat kita selalu merasa miskin, merasa kurang dan tamak, bahkan tidak peduli sebanyak apapun uang yang telah kita miliki.

Berjuta-juta orang masih tetap menghabiskan kehidupannya untuk mengejar apa yang belum tentu mereka miliki. Ironisnya, mereka mengabaikan apa yang sebetulnya benar-benar mereka butuhkan. Banyak orang menjadi salah prioritas pada saat ingin memperkaya hidup mereka dengan uang. Bukannya hidup tambah kaya, tapi justru kita akan terjebak dengan tuntutan keinginan hidup yang tidak ada habisnya. Uang dan materi tidak akan pernah bisa memperkaya hidup kita, justru kalau tidak hati-hati hidup kita malah dipermiskin olehnya. Uang sebanyak apapun belum pernah bisa membuat orang menjadi kaya karena semakin banyak uang yang kita miliki, semakin besar kemungkinan kita akan kehilangan uang itu. Sifat uang itu sendiri adalah cepat habis atau sementara.

Seperti dalam sebuah situs wisata hati ada sebuah ilustrasi kupu-kupu sebagai uang yang telah saya rangkum dan bisa kita jadikan sebagai renungan… Read the rest of this entry »

Dalam Renungan

Ya Allah…. Engkau adalah Pelindung bagi siapa saja yang tidak memiliki Pelindung… , Engkau adalah Penolong bagi siapa saja yang tidak memiliki Penolong…

Cukuplah Engkau Pelindung dan Penolong kami, karena kami tidak akan sanggup menghadapi cobaan ini sendiri, kami tidak akan sanggup menaklukan setiap derita yang datang kepada kami dan mencegah setiap malapetaka dengan kekuatan kami sendiri,  sebab kami hanyalah makhluk yang sangat lemah yang tidak akan sanggup berbuat apa-apa tanpa Izin serta RidhoMu Ya Allah…

Saat ini Indonesia sedang mengalami banyak ujian dan cobaan. Mungkin Allah ingin tahu seberapa dekat kita dengan-Nya, seberapa pedulikah kita terhadap sesama, seberapa pedulikah kita terhadap lingkungan , seberapa sabar kah kita menghadapi ujian ini…. Namun kita juga harus introspeksi diri karena bisa juga ini sebagai peringatan atau teguran buat kita yang telah banyak lalai pada-Nya dan sering terbuai oleh duniawi yang fana ini. Ya Allah maafkan kami yang sering lalai Pada-Mu..

Allah masih menguji dan menegur itu menandakan Allah sayang pada kita , Allah ingin kita menjadi manusia yang lebih baik lagi , manusia yang tangguh, kuat dan Allah tidak ingin kita terjerumus kedalam lubang yang sangat gelap hingga tidak bisa menemukan Cahaya-Nya lagi.

“Dengan pertolongan dan Perlindungan-Mulah kami sanggup menghadapi semuanya. Ya Allah berikan kami kekuatan, kesabaran, tuntunlah kami dan berikan kami setitik Cahaya untuk menuju Ridho-Mu (Amin)…”

Mohon Maaf Lahir dan Batin

Puasa tidak hanya menahan diri dari makan dan minum namun juga segala perbuatan yang bisa membatalkan puasa termasuk emosi, mulai dari terbit fajar hingga terbenam matahari. Ramadhan itulah dimana kita berpuasa selama sebulan penuh dan saat yang indah buat kita untuk bisa lebih mendekatkan diri kepada Sang Pemilik Hidup. Namun Ramadhan telah pergi meninggalkan kita dan besok kita akan menyambut Idul Fitri namun sedih rasanya hati ini. Apakah kita akan sampai pada Ramadhan berikutnya?? Mudah2an kita ditemukan pada Ramadhan-ramadhan berikutnya, InsyaAllah (Amin)…

Diantara bait kata dan tawa ada khilaf yang tercipta untuk itu dengan kerendahan hati, Mohon Maaf Lahir dan Batin atas hati yang tak terjaga, janji yang terabaikan serta sikap dan perkataan yang menyakitkan…

Taqabbalallaahu minna wa minkum, Minal ‘Aidin wal Faidzin. Selamat Idul Fitri  1 Syawal 1430 H..

Tak ada yang Abadi

Tak ada yang Abadi, iiihhh lagu banget sih hehe…. Tapi itulah hidup datang dan pergi silih berganti. Seperti dalam kehidupanku saat ini, aku diuji oleh Allah dengan harus kehilangan beberapa orang yang kusayangi dalam rentan waktu yang tidak begitu lama. Dimulai dari paman sampe 2 nenekku… Namun apapun yang terjadi pada kita, kehidupan tak kan pernah berhenti, dia akan tetap berputar. Allah memberikan kita perasaan, perasaan gembira saat kita bahagian dan perasaan sedih saat kita kehilangan atau merasa tersakiti. Selain itu kitapun diberikan hawa nafsu yang harus kita kendalikan karena klo tidak bisa kita kendalikan, dia bisa jadi boomerang buat kita.

Kematian memang pasti akan datang pada siapapun karena itu sudah ketentuan dari Allah, walaupun berusaha menghindari kematian atau berusaha bersembunyi dan berlindung di tempat yang dikira aman. Tapi tetap siapapun tidak dapat lari dan menjauhi kematian. Allahu akbar Betapa kuasanya Allah…

Setelah nyawa hilang manusia hanyalah tinggal seonggok tulang dan daging tanpa daya yang dimiliki, bahkan untuk melakukan ritual kematianpun manusia tidak bisa melakukan sendiri. Siapkah kita melepas kehidupan dunia sewaktu-waktu…?? karena kematian adalah hal yang terdekat pada manusia. Bisa saja saat ini kita sehat, 1 detik kemudia kita berjalan dan tertabrak atau jatuh, terus meninggal.

Untuk itu mari kita ciptakan kehidupan yang baik, berbakti kepada orang tua dan agama, berguna bagi masyarakat. Kita juga bekerjasama, toleransi, saling membantu, bersikap ramah, kepada semua untuk menciptakan kehidupan yang baik di dunia dan mendapat rahmat sang pencipta. InsyaAllah (amin).

Pikiran…

Coba kita perhatikan apa yang ada disekeliling kita dimulai dari rumah, telepon, buku malah computer yang ada didepan kita sekarang??.. Segalanya berasal dari pikiran yang telah Allah anugerahkan hanya untuk manusia, Coba perhatikan begitu banyaknya hal yang dapat dikerjakan oleh pikiran kita,  Subhanallah :)

Beberapa ilmuan menyatakan bahwa manusia normal Cuma menggunakan kurang dari lima persen kapasitas otaknya. Dan banyak dari kita sudah puas dengan hasil pemikiran itu padahal kita bisa melakukan pemikiran lebih dari itu. Bisa kita bayangkan apa yang dapat dicapai bila kita berani menggunakan lebih??

Pada kenyataannya, pikiran itu tidak terbatas. Kita tidak perlu uang, listrik, ataupun batere untuk berpikir. Kita bisa memikirkan hal yang paling rumit, bahkan sambil mandi, sambil duduk, bisa sambil mengerjakan sesuatu hal apapun itu. Sebagaimana otot kita, pikiran akan semakin kuat bila kita semakin sering menggunakannya, semakin pikiran tertantang maka akan semakin besar yang bisa ia kerjakan.

Kita sekarang hidup didunia banyak menggunakan hasil dari pemikiran. Lewat pikiranlah kita dapat “membeli” dan “membawa”… Pikiran kita enggak kan pernah bisa diambil ataupun dicuri oleh orang lain… ;)

Namun kita jangan lupa klo semua hasil dari pemikiran itu berasal dariNya,  jadi itu semua bukan semata-mata karena kita tapi itu semua terjadi karena Allah…

 O.. ya kenapa windows, lagu, buku punya hak cipta tapi klo resep makanan enggak da hak cipta padahal kan keduanya merupakan hasil dari pemikiran??….

Belajar dari Rerumputan…

Kau injak aku,
Kau arit aku,
Kau gunting aku,
Kau cabuti aku,
Kau bakar aku,

Begitu sadisnya kamu.
Begitu bencinya kamu pada ku

Hingga kau jadikan aku makanan ternak mu.
Hingga kau jadikan aku pijakan kaki mu

Padahal pada saat kau hendak terperosok di
bukit itu
Kau jadikan aku peganganmu
Kau jadikan aku tempat berebah pada saat
kau memandang langit dengan kesombongannya.

Padahal jika kau berguru padaku, meniru Read the rest of this entry »

Dalam Sujudku…

SujudAbdurrahman Al-Asymawi, seorang ulama terkemuka berkebangsaan Mesir dalam bukunya yang berjudul Basysyiru Wa La Tunffiru  mengatakan, setiap hari tubuh menyerap cahaya dan tenaga listrik magnetis yang tak sedikit jumlahnya melalui perangkat-perangkat listrik yang kita gunakan. Sehingga dengan demikian tubuh ini menjadi alat untuk menyerap cahaya listrik magnetis dalam jumlah banyak. Artinya, tubuh mengangkut sejumlah tenaga listrik tanpa kita sadari. 

Melalui riset ilmiah juga, seorang peneliti Barat yang non-muslim mengemukakan bahwa metode paling jitu untuk “mensucikan” tubuh dari kandungan listrik positif (yang berbahaya bagi tubuh) adalah dengan mengarahkan ubun ke bumi(tanah) lebih dari sekali. Karena, tanah itu sifatnya negatif maka ia akan menarik muatan lsitrik yang positif, yang terdapat dalam tubuh. Hal yang sama juga terjadi pada aliran (kabel) listrik dari gedung-gedung yang dialirkan ke dalam tanah. Tujuannaya adalah untuk menarik muatan listrik yang ada pada petir ke arah tanah. 

Lebih jauh dia menjelaskan metode paling tepat adalah menempelkan ubun-ubun ke tanah secara langsung seraya memfokuskan arah pandangan ke arah pusat bumi. Karena, dalam keadaan seperti itu, muatan lsitrik yang ada dalam tubuh akan terserap oleh bumi sacara lebih kuat dan dalam jumlah yang banyak. Dan yang lebih mengagumkan adalah seperti yang kita ketahui bersama bahwa secara ilmiah pusat bumi adalah Makkah Al-Mukarramah. Lebih tepatnya lagi adalah Ka’bah, sebagaimana yang terdapat dalam kajian-kajian geografis dan disepakati oleh mereka yang ahli di bidangnya.

Jika demikian, sujud kepada Allah yang kita lakukan setiap kali melaksanakan shalat Read the rest of this entry »

Sisi lain

Barelang

Barelang

Ya Allah nikmatMu begitu besar untukku, aku selalu dikelilingi orang-orang yang begitu menyayangiku dan peduli padaku namun aku harus meninggalkan sebagian dari mereka. Sedih rasanya hati ini Ya Allah…

Namun ini menandakan klo tidak ada yang kekal di dunia ini. Setiap ada kelahiran pasti ada kematian, setiap ada kesenangan pasti ada kesedihan, dan setiap ada perjumpaan pasti diakhiri dengan perpisahan. Aku tahu ini memang pasti terjadi. Tapi yang tak kumengerti, mengapa selalu saja air mata ini harus jatuh dari dua kelopak mataku saat perpisahan itu datang menjelang?? Wlopun aku sudah menyembunyikannya tapi perasaanku tak bisa dibohongi klo aku merasa kehilangan mereka semua.

Pada saat aku memutuskan untuk keluar dari kantor dan pulang ke kota kelahiranku, sepertinya semangat hidupku tumbuh kembali. Keingingan untuk segera  menyelesaikan semua tanggung jawab di kantor menjadi prioritas agar rencana itu tidak sampai gagal. Dan hari-hari menjelang keberangkatan adalah hari-hari terindah. Namun, ketika saat itu tiba, rasa sedih mulai menghampiriku, karena perpisahan pasti akan segera menemuiku.

Sekarang aku sudah sampai ditempat dimana aku dulu dilahirkan. Namun rasanya seperti ada yang hilang, ada yang kurang yang membuat sebagian dari hatiku kosong. Mungkin ini karena aku kehilangan orang-orang yang aku sayangi dan orang-orang yang menyayangiku  hick… hick… Tapi hidup harus tetap berjalan karena ini adalah sisi lain dari pilihan yang aku ambil.

Akhir adalah awal yang baru

image017Jika ada akhir,  itu berarti akan ada awal yang baru yang mungkin bisa lebih baik atau malah sebaliknya.., Tapi mudah2an buatku ini adalah awal yang baru yang insyaAllah bisa lebih baik (amin).. Dulu aku memutuskan untuk meninggalkan pulau jawa demi memulai awal yang baru karena aku ingin berusaha mencari kerja sendiri tanpa bantuan siapapun kecuali Allah dan usahaku sendiri, sampai akhirnya akupun bergabung di APP dan disana aku mendapatkan banyak hal yang belum pernah aku dapatkan sebelumnya, aku berusaha menjadi anak yang “dewasa” karena selama ini aku hanya dianggap sebagai “anak kecil”, “anak kecil” yang tidak tahu apa2. Sebuah  proses Pendewasaan dan Pembelajaran yang sangat berharga buatku.

Aku ingin mengucapkan terimakasih buat Pak Deny yang telah memberikan kesempatan  buatku untuk menjadi asistennya  yang  mungkin sering membuatnya kecewa dan aku Cuma bisa bilang  maaf  karena aku masih dalam tahap belajar jadi masih banyak hal yang  harus aku pelajari. Aku banyak belajar darinya, bahkan banyak sekali. “Terlepas dari apapun bapak memang boz  terbaik yang  pernah eva  kenal, makasih banyak pak…”

 Pak Hendra “GM APP“, Pak Efendy“Maaf pak, program payrollnya masih ada yang kurang…”, Pak Jojo, Pak Fahrizal “Makasih pak buat nasehat sama masukannya…”, Pak Reben, Pak Harefa  HRD yang selalu ceria dan bersemangat..”, Pak Sukarwi “Pak, klo bapak butuh bantuan bapak bisa telp eva, klo eva lagi enggak sibuk InsyaAllah eva bantu…”,  Pak Surya,  Mba Shinta “ tempat aku sharing tentang banyak hal”, Pak Izal, Pak Iyul, Mba Lusi “eva file disarvernya read Only?? O.. ya Mba jangan lupa OL yah hehe…”, Amanat  Perpisahan dengan Read the rest of this entry »

Rahasia Cermin

Siapa sih manusia yang tidak pernah bercermin, pasti semua orang pernah bercermin dong bahkan mungkin sering, dan biasanya dilakukan sebelum melakukan aktivitas pergi keluar rumah misalnya mau sekolah, kuliah, bekerja atapun belanja. Semua itu dilakukan karena ingin tampil rapi dan percaya diri. Besolek depan cermin adalah salah satu cara agar manusia bisa tampil rupawan dan mempesona. Tak jarang juga ada yang merasa cukup puas dan lebih percaya diri dengan jabatan dan kekuasaan yang mereka miliki. Wlopun perhiasan dunia itu memang indah tapi apakah kita tahu bahwa semua itu fana, hanya sementara bahkan dia seperti  garam dalam lautan semakin kita meminumnya maka kitapun akan semakin haus…

Namun apakah kita tahu bahwa bercermin memberikan kita banyak pelajaran yang bisa kita telaah dan  kita renungkan yang menjadikan bercermin itu suatu aktivitas yang sangat istimewa wlopun mungkin bercermin adalah aktivitas yang sangat kecil.

Apa yang kita harapkan saat kita bercermin?? Ya tentu saja kita ingin terlihat lebih rapi. Dan kita mengantisipasi berbagai hal yang mungkin bisa merusak percaya diri kita seperti jerawat, debu dan lainnya yang mungkin hanya bisa diketahui hanya lewat sebidang cermin. Kemudian  kitapun berupaya “menutupinya” dengan berbagai macam cara. Ketika kita sudah tampil “sempurna”  kitapun akan tersenyum dan siap menjalankan aktivitas selanjutnya.

Kita yang telah tampil “rapi”, apakah kita sempat bertanya sudahkan akhlak kita “rapi”?? kita sering melihat orang–orang yang tampil menawan secara fisik namun mendadak jelek karena cemberut, sinis, penuh dengan dendam dan kelicikan. Jika emosi negatif telah memenuhi wajah kita, maka dalam sekejap runtuhlah kerupawanan seseorang. Kemudian kita bertanya “apakah yang bisa melahirkan kecantikan alami wajah  kita??” maka jawabannya adalah Read the rest of this entry »